WahanaNews - Cileungsi | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat berupaya menekan angka kemiskinan di wilayahnya.
Penanggulangan kemiskinan menjadi salah satu prioritas utama dalam RPJMD Kabupaten Bogor tahun 2018-2023.
Baca Juga:
Siswa SD Ngada Meninggal Gegara Tak Mampu Beli Buku, Komisi X DPR Ingatkan Negara soal Tanggung Jawab
Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, target angka kemiskinan di akhir masa RPJMD 2023 adalah sebesar 7,14 persen.
"Pemerintah Kabupaten Bogor harus berusaha menurunkan tingkat kemiskinan sebesar 0,24 persen dalam waktu kurang dari 1 tahun ini," kata Iwan, Rabu (21/12/2022).
Untuk mencapai target itu, lanjut dia, dibutuhkan keseriusan, ketepatan pengambilan kebijakan, partisipasi dan konsistensi seluruh stakeholder.
Baca Juga:
Bantu Entaskan Kemiskinan, ALPERKLINAS Dorong Kementerian dan Lembaga RI Alokasikan Anggaran Tiru Program ESDM–PLN yang Sukses Hadirkan 367 Ribu Sambungan Listrik Gratis pada 2022–2024
"Semua pihak harus serius dalam menjalankan kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan secara komprehensif, inovatif dan berkesinambungan,” papar Iwan.
Sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Bogor, Iwan meminta seluruh perangkat daerah agar menggunakan satu sumber data terpadu dalam penanggulangan kemiskinan.
“Saya minta 12 perangkat daerah yang tergabung dalam TKPK agar dalam membuat program kegiatan harus betul-betul mengena sasaran, lebih terarah, terukur, terintegrasi dan tepat sasaran,” tandas Iwan.[mga]